Friday, October 13, 2017

Tidur Hemat Atau Tidur Berkelas? Traveloka Dulu!



Kalau ada yang bertanya, "aplikasi traveling apa yang terpasang di gawai dan sering saya pakai selama jalan-jalan?", saya pasti akan mantap menjawab: Traveloka! Aplikasi ini benar-benar telah membantu saya  dengan memberikan kemudahan dalam memesan berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari tiket kereta, tiket pesawat, hingga hotel. Saking cintanya, Traveloka selalu saya pertahankan setiap ada notifikasi yang mengabarkan kapasitas penyimpanan gawai telah penuh. Saya lebih rela menghapus aplikasi permainan, perpesanan, maupun pemesanan tiket lainnya daripada menghilangkan aplikasi berlogo burung biru langsing itu.

Dari sekian banyak produk yang ditawarkan oleh Traveloka, saya paling sering menggunakan produk hotelnya. Selain mudah dalam melakukan pembayaran, pilihan menginap yang ditawarkan - baik di dalam maupun luar negeri - sangat lengkap! Saya jadi bisa menginap dengan gaya apa saja. Mau hemat atau berkelas? Semua bisa!

Sebagai seorang mahasiswa dengan kondisi keuangan yang tidak stabil, harus diakui hobi bertualang adalah hobi yang cukup menguras kantong. Apalagi, kalau bertualangnya ke tempat-tempat yang jauh dan biaya hidup hariannya mahal. Saya pun berputar keras - bagaimana caranya agar saya bisa tetap menjalani hobi itu secara berkelanjutan, tapi sekaligus tidak membuat kantong jebol?

Meminimalisir pengeluaran dalam setiap perjalanan adalah jawabannya, lebih khusus anggaran untuk menginap adalah salah satu pos yang bisa kita akali untuk menekan biaya perjalanan. Nah, kala harus mencari penginapan murah inilah Traveloka datang bagai malaikat penyelamat. Saya hanya perlu memasukkan daerah tujuan dan tanggal, lantas ketika hasil seluruh hotel muncul saya tinggal memanfaatkan fitur "sort to lowest price" - dan puluhan hotel murah bisa dipilih sesuka hati.

Ada harga, ada rupa. Kebanyakan penginapan atau hotel murah memang memiliki kondisi yang ala kadarnya. Tak ada pendingin ruangan, tak ada sarapan, tak ada air panas, kasur tipis, kamar yang sempit hingga harus berbagi kamar dengan pejalan lainnya adalah beberapa hal yang lazim saya jumpai ketika menginap di penginapan-penginapan murah tersebut. Yah, tidak masalah. Toh, saya tidak akan menghabiskan waktu seharian di dalam kamar, bukan? Bisa tidur dengan hemat, itu yang terpenting.

Beda cerita kalau saya tengah berpergian dengan keluarga atau ketika harus membantu memesankan hotel untuk perjalanan dinas orang tua. Saya tentu tidak mungkin mengajak kedua orang tua, kakak atau adik untuk tidur di penginapan yang minim fasilitas dan kondisinya serba tidak nyaman. Setidaknya, penginapan kami harus memiliki tiga fasilitas ini: sarapan, pendingin ruangan dan air panas. Sebisa mungkin, saya ingin kami semua tidur secara nyaman dan berkelas.

Traveloka lagi-lagi datang bagai malaikat penyelamat. Langkah yang saya lakukan hampir sama ketika melakukan pemesanan hotel murah, bedanya setelah muncul pilihan beraneka macam hotel yang saya manfaatkan adalah fitur "sort to highest popularity" atau "sort to highest rating". Saya percaya kalau hotel yang mempunyai popularitas maupun peringkat  baik adalah hotel yang layak untuk dicoba. Bagaimanapun, popularitas dan peringkat menunjukan tingkat kepuasan para pejalan lain ketika menginap disana, bukan?

Foto paha saya pada salah satu hotel bintang empat ketika
menemani perjalanan dinas mama saya di Yogyakarta
beberapa waktu lalu. 

Pula halnya, ketika harus membantu memesankan hotel kedua orang tua untuk perjalanan dinas. Sebagai pegawai negeri, anggaran menginap dalam setiap perjalan dinas kedua orang tua saya harus disesuaikan dengan standar anggaran sesuai pangkat dan golongan mereka. Ribet dan pusing? Itu dulu ketika kami belum menggunakan Traveloka dan harus mendatangi hotel di daerah tujuan, satu per satu. Tapi kini, saya tinggal memanfaatkan fitur "Price & Stars Filter" dan menggeser biaya menginap sesuai standar anggaran yang ada. Belum lagi, invoice yang didapatkan dari Traveloka langsung bisa dicetak dan dijadikan bukti, tanpa harus meminta lagi ke pihak hotel. Aih, sukaaaa!

Oh, satu alasan lagi yang membuat saya suka memakai Traveloka: poinnya! Setiap transaksi yang kita lakukan maka akan diganjar dengan sejumlah poin tergantung nilai transaksi. Berhubung sering menggunakan aplikasi ini untuk memesan tiket dan hotel, baik untuk diri sendiri maupun keluarga, saya pun mengantongi poin yang cukup lumayan. Poin ini bisa saya tukarkan kembali dengan hadiah menginap di hotel (dalam dan luar negeri) dengan hanya perlu menukarkan 1.000 poin ditambah membayar sedikit kelebihannya. Pilihan hotelnya juga lengkap, mulai dari yang murah hingga berkelas.

Jadi, sekarang tahu kan alasan kenapa saya kukuh memakai dan mempertahankan aplikasi Traveloka? 😁😁



P.S. Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes Blog "#JadiBisa dengan Traveloka" periode 9 Oktober - 24 November 2017. Doakan saya beruntung, teman-teman!

2 comments: