Sunday, March 1, 2015

Kebun Binatang Mangkang Dan Pengalaman Pertama Seorang Sahabat



Berawal dari rencana pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kota Semarang yang gagal gara-gara sistem satu negara tengah tak berfungsi, maka saya dan salah seorang sahabat, Mbak Ulik - akhirnya memutuskan untuk menghabiskan waktu kami di Kebun Binatang Mangkang. Yah daripada perjuangan kami ke Semarang terbuang percuma, lebih baik dialihkan ke kegiatan lainnya, bukan?

Thursday, February 12, 2015

Off The Beaten Path Journey: Menjelajahi Wana Wisata Penggaron



Setiap melewati Jalan Tol Bawen-Ungaran, saya selalu dibuat terkesima ketika melintasi Jembatan Penggaron. Alasannya adalah karena keindahan pemandangan yang ditawarkan di kanan kiri jembatan itu. Hutan pepohonan pinus tampak lebat berdiri tepat di sekeliling jembatan dan sejenak mengingatkan saya akan setting beberapa film semacam Twilight atau Harry Potter. Apalagi saat saya melintas di pagi hari dan kabut tipis masih bergelayutan. Cantik! Berbekal rasa penasaran akan hutan pinus tadi, akhirnya saya bersama salah satu teman akrab dari SMA, Ancha, mencoba menelusuri hutan yang berada di sekeliling Jembatan Penggaron. Mari ikut sejenak perjalanan kami ke Wana Wisata Penggaron!

Monday, February 2, 2015

Suatu Pagi Dari Bukit Cinta



Saya sudah pernah menuliskan pengalaman menikmati keindahan Rawa Pening dari Sumurup - sebuah desa kecil yang berada persis di pinggir rawa sebelumnya. Kali ini, saya akan mengajak anda untuk menikmati keindahan danau seluas 2.670 hektar itu dari tempat yang paling terkenal bagi banyak orang - baik itu pemancing, fotografer maupun pengunjung biasa. Tebakan anda tepat. Mana lagi kalau bukan dari Bukit Cinta?

Saturday, January 24, 2015

Penampilan Menawan Grenjengan Kembar Di Musim Penghujan



Masalah klasik sebagian besar orang Indonesia manakala musim hujan telah tiba adalah jadi malas berpergian kemana-mana. Apalagi bagi para pecinta wisata alam, membayangkan hujan yang turun sepanjang hari saja sudah bikin hilang selera berpetualang. Kalaupun nekat, paling nanti saat pulang mendapatkan bonus badan meriang. Malas banget, ndak sih? Err, saya sebenarnya juga memiliki masalah yang sama namun bukan berarti tiap musim hujan datang, saya cuma duduk manis di rumah. Biasanya, saya alihkan tujuan wisata saya menjadi ke wisata budaya, sejarah ataupun kuliner. Bagaimana dengan obyek wisata alam? Jangan salah, ada obyek wisata alam yang menurut saya justru terlihat lebih menawan kala musim hujan tiba. Yap! Air terjun selalu jadi obyek wisata alam favorit saya di musim penghujan!

Thursday, January 1, 2015

Dimanjakan Senja Di Waduk Gajah Mungkur



Pukul lima sore mobil keluarga kami membelah jalanan di Kabupaten Wonogiri. Papa saya menyetir dengan lebih cepat mengingat hari sudah mendekati petang. Tujuan kami kali ini adalah menuju Waduk Gajah Mungkur, waduk terbesar di Jawa Tengah. Sejujurnya, kami nyaris saja membatalkan rencana mengunjungi tempat tersebut dikarenakan urusan kedua orang tua saya yang menyita banyak waktu seharian tadi. Akan tetapi mengingat kami sudah sampai sejauh itu, akhirnya kami semua nekat mengunjungi Waduk Gajah Mungkur dengan waktu yang begitu terbatas.

Sunday, December 28, 2014

Berkelana Di Dua Museum Jogja



Bus Sugeng Rahayu melesat cepat meninggalkan Terminal Tirtonadi pagi itu. Membawa saya, Mbak Vica dan Meykke menuju ke Yogyakarta dalam rencana petualangan satu harian kami disana pada 24 Desember 2014 yang lalu. Awalnya, kami hendak menggunakan kereta Prameks untuk menuju kesana. Namun, karena takut kehabisan tiket karena kepergian kami bersamaan dengan musim liburan panjang maka kami lebih memilih bus agar lebih nyaman dan menghemat waktu. Sayang, kami salah perkiraan. Ketika sudah terlanjur naik bus yang penuh sesak, kami dihadapkan pada fenomena jalanan khas musim liburan dimana kondisi jalan terasa begitu padat.

Tuesday, November 11, 2014

Menanti Ajal Sang Brown Canyon



Akhir-akhir ini, ada sebuah tempat yang menjadi semacam primadona bagi kalangan warga Kota Semarang - terutama para kawula mudanya. Tempat tersebut bisa dibilang cukup ekstrem mengingat sebenarnya adalah sebuah lokasi penambangan pasir dan tanah. Entah siapa yang pertama kali mengabarkan atau mempromosikan, namun tak berapa lama semakin banyak orang yang tertarik mengunjungi tempat itu. Nama "Brown Canyon" pun meruak di udara, media sosial dan mulut ke mulut. Saya juga kurang paham siapa yang pertama kali mencetuskan namanya, namun kalau soal alasan, mungkin karena sepintas lokasi penambangan tadi terlihat bagaikan Grand Canyon di Amerika Serikat.