Jalanan masih terlihat basah pasca hujan deras yang mengguyur Kota Yogyakarta siang itu. Riak-riak awan mendung juga tampak masih menghiasi langit, menandakan kalau hujan susulan bisa datang kapan saja - tanpa diminta. Namun bagi kami, cuaca suram bukanlah halangan untuk berkelana. Saya yang memboncengkan Putra, dan Ancha yang mengendarai motor sendiri, akhirnya tetap berjalan perlahan menyusuri jalan menuju salah satu obyek wisata populer di Kota Gudeg: Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Tuesday, March 8, 2016
Berkelana Di Kawasan Keraton Yogyakarta
Jalanan masih terlihat basah pasca hujan deras yang mengguyur Kota Yogyakarta siang itu. Riak-riak awan mendung juga tampak masih menghiasi langit, menandakan kalau hujan susulan bisa datang kapan saja - tanpa diminta. Namun bagi kami, cuaca suram bukanlah halangan untuk berkelana. Saya yang memboncengkan Putra, dan Ancha yang mengendarai motor sendiri, akhirnya tetap berjalan perlahan menyusuri jalan menuju salah satu obyek wisata populer di Kota Gudeg: Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Wednesday, February 10, 2016
Padatnya Perayaan Imlek Di Kota Solo
Walau bisa dikatakan masuk ke dalam golongan minoritas, namun Perayaan Tahun Baru Imlek yang dirayakan oleh etnis Tionghoa merupakan salah satu hari besar di Indonesia. Tak hanya kelenteng saja yang berbenah, pusat perbelanjaan, perkantoran, dan pusat pemerintahan juga mempercantik diri dengan berbagai ornamen khas tahun baru ala perhitungan lunisolar itu. Di beberapa kota besar bahkan terdapat festival khusus yang diadakan untuk menyambut Imlek. Salah satunya adalah Kota Solo dengan Grebeg Sudiro dimana tahun ini saya berkesempatan untuk datang menengok.
Thursday, February 4, 2016
Terpuaskan Oleh Nasi Liwet Perempatan Kartasura
Begitu pesawat kami mendarat di Bandara Adi Soemarmo, satu pikiran yang langsung membayangi diri ini adalah: mencari makanan Indonesia! Saya benar-benar rindu akan masakan Indonesia. Satu minggu lebih berada di Arab Saudi membuat lidah saya terasa aneh. Efek dari kebanyakan makan makanan mereka yang cenderung berminyak, berlemak, bersantan dan sarat dengan bumbu. Saya butuh penyegaran sesegera mungkin.
Monday, February 1, 2016
Tasting Two Streed Foods In Saudi Arabia
| Suasana salah satu kedai makanan take away di Mekkah |
Meski pihak hotel selama kami menjalani ibadah umrah telah menyajikan berbagai masakan ala Timur Tengah yang bertumpah ruah, tapi saya tetap merasa makanan-makanan itu kurang autentik. Saya menginginkan makanan yang istilahnya: "Arab Saudi banget", bukan makanan dengan rasa tanggung ala-ala hotel.
Thursday, January 28, 2016
Jeddah: A Big City On The Edge Of The Red Sea
| Jeddah dari jendela kamar hotel |
Jeddah adalah kota terakhir yang kami kunjungi selama perjalanan umrah kemarin. Kota terbesar kedua di Arab Saudi ini merupakan pintu utama kedatangan dan keberangkatan bagi para jemaah yang hendak melakukan umrah atau haji dari seluruh dunia. Kami sendiri hanya semalam saja berada di kota tersebut, sebelum kemudian menuju ke bandara untuk kembali ke tanah air.
Saturday, January 23, 2016
Mecca: The City Of Sleepless Pilgrims
| Abraj al-Bait |
Hari sudah mendekati tengah malam ketika rombongan kami akhirnya tiba di Mekkah. Kami semua kelihatan kusut akibat rasa letih yang bercampur dengan kantuk dan lapar. Posisi kami juga sedang tidak nyaman. Kain ihram yang terlanjur menempel di badan, membuat kami -mau tidak mau- harus menyelesaikan prosesi umrah malam itu juga.
Monday, January 18, 2016
A Quick Trip Over Outer Medina
Mendekati hari terakhir kami di Madinah, pihak tur penyelenggara umrah mengadakan semacam city tour ke Outer Medina. City tour ini berjalan dengan begitu cepat, berangkat pagi sehabis sarapan kemudian sekitar jam makan siang sudah kembali lagi ke hotel.
Subscribe to:
Posts (Atom)